Headline, Kesehatan Reproduksi »

[30 Jun 2009 | No Comment | 672 views]
Kanker Serviks Merenggut Kehidupan Perempuan di Indonesia - RJP 496

Tahukah Anda, Penyakit kanker serviks memiliki resiko tertinggi dibandingkan dengan kanker lain yang mengancam perempuan. Sebanyak 80 persen kasus kanker kanker leher rahim terjadi di negara berkembang dan 200 ribu di antaranya meninggal setiap tahunnya Di Indonesia sendiri, setiap 100 ribu penduduk terdapat sekitar 90-100 kasus kanker leher rahim.
Saya Dea Pranathania mengajak anda untuk menelusuri tentang apakah itu Kanker Serviks atau kanker leher rahim, juga apa yang menjadi penyebabnya dan bagaimana mesti mencegahnya.

Ekonomi, Featured »

[30 Jun 2009 | No Comment | 544 views]
Profil Koperasi Flamboyan - RJP 495

Berawal dari kegiatan membuat kue-kue dan keripik singkong di antara kelompok perempuan, Koperasi Flamboyan pun terbentuk di tahun 1999. Kegiatan mereka berkembang, tidak hanya simpan-pinjam uang, melainkan pertemuan rutin, pelatihan, arisan, usaha barang, perpustakaan mini, beasiswa anak asuh, sembako murah, sampai pada penyuluhan kesehatan reproduksi (atau kespro).

Hukum dan Kebijakan »

[30 Jun 2009 | No Comment | 303 views]
Refleksi Pelanggaran HAM Dalam Kamisan - RJP 494

Masih ingatkah Anda pada kasus penangkapan paksa, penghukuman tanpa peradilan, penyekapan, bahkan pembunuhan terhadap mereka yang mencoba menyuarakan hak-hak rakyat yang tertindas di masa lalu? Kita mungkin bisa lupa. Tetapi mereka ada. Mereka yang tewas atau hilang tanpa kabar, juga yang hidup hingga kini, masih memiliki keluarga yang mengenangnya tahun demi tahun.

Headline, Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) »

[30 May 2009 | No Comment | 537 views]
Profil Kyai Hussain (Lelaki Pejuang Hak Perempuan) - RJP 492

Lelaki kerap kali dituding sebagai pelaku kekerasan terhadap perempuan. Lalu, bagaimanakah ketika laki-laki turut andil dalam gerakan memperjuangkan hak-hak perempuan?

IDP's dan Pengungsi »

[30 May 2009 | No Comment | 253 views]
Situ Gintung, Setelah Musibah Itu - RJP 491

Adalah air bah yang datangnya tiba-tiba yang telah membangunkan daerah Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan dari kesunyian pagi pada haru Jumat, 27 Maret lalu. Air mengalir deras dari tanggul Situ Gintung yang jebol dan merendam cepat daerah di bawahnya. Bencana itu tak terelakkan. Kemudian kita tahu, tak kurang dari 100 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya dinyatakan hilang. Bencana itu juga telah menghancurkan perumahan penduduk, sekolah, jalanan, puskesmas, dan fasilitas publik lainnya.