Home » Archive

Articles in the Politik Category

Featured, Hukum dan Kebijakan, Politik »

[30 May 2009 | No Comment | 839 views]
Suara Perempuan dalam Pemilu 2009 - RJP 489

Mari sejenak kita masuki masa Yunani Kuno, ketika suara perempuan dianggap nol dalam sebuah demokrasi. Perempuan tak boleh memilih apalagi dipilih. Tapi berabad-abad kemudian suara perempuan dihargai dan bahkan bisa dipilih mewakili rakyatnya. Begitu pun di Indonesia masa kini.

Buruh, Ekonomi, Politik »

[30 Mar 2009 | No Comment | 221 views]
Profil Caleg - RJP 483

Ingatlah pada saat-saat yang diam dalam ruang dan waktu terbatas bernama bilik suara, dalam Pemilu 9 April mendatang. Barangkali itu akan menjadi sebuah titik tolak bagi Anda dan bahkan Indonesia untuk berubah. Tapi, mereka yang Anda pilih adalah orang-orang yang padanya kita titipkan suara.

Headline, Hukum dan Kebijakan, Politik »

[30 Nov 2008 | No Comment | 360 views]
Susahnya Jadi Caleg Perempuan - RJP 466

Selamat datang di kancah politik, seorang politikus berkomentar setelah ketentuan 30 persen perempuan dalam partai politik resmi berlaku di tahun 2008 ini. Sekalipun begitu, pada kenyataannya kehadiran perempuan dalam dunia politik saat ini masih sekadar pelengkap guna mencapai batas minimal 30 persen tersebut. Perempuan dianggap belum cukup punya kualitas untuk menjadi seorang calon legislatif. Benarkah demikian? Dunia politik memang relatif baru bagi sebagian perempuan, maka kehadirannya perlu mendapat dukungan agar jumlah dan kualitas bisa seiring sejalan. Jurnalis Rufiah Padijaya dan Dewi Setyarini melalui program Radio Jurnal Perempuan kali ini mengajak Anda untuk melihat lebih dekat perempuan yang jadi kandidat wakil rakyat pada pemilu tahun depan.

Politik »

[30 Oct 2008 | No Comment | 325 views]
Profil Maria Farida - RJP 462

Pertengahan Agustus kemarin bisa jadi merupakan saat yang cukup penting bagi bagi dunia peradilan di Indonesia. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk pertamakalinya melantik seorang hakim konstitusi perempuan, di antara 7 hakim lainnya. Dia adalah Maria Farida Indrati. Perempuan bersahaja ini sebelumnya menjadi dosen di Universitas Indonesia.
Kepada jurnalis Dewi Setyarini, Maria bercerita tentang bagaimana proses menjadi hakim dan kesibukannya setelah menjadi hakim kontitusi dan bagaimana rencana ke depan.

Featured, Politik »

[30 Jun 2008 | No Comment | 228 views]
Kisah sang Ibu - RJP 446

Peristiwa berdarah tanggal 13 November sepuluh tahun silam seringkali terlupakan. Kejadian tragis di bilangan Semanggi inilah yang kemudian melahirkan para pahlawan reformasi. Saat itu ribuan mahasiswa turun ke jalanan, mereka berkumpul di daerah Semanggi dan sekitarnya. Aksi tersebut dilakukan demi menentang naiknya kembali orde baru dan campur tangan militer dalam politik. Peristiwa tersebut merenggut nyawa 17 mahasiswa yang terkena tembakan membabi-buta oleh para aparat. Salah satu korbannya adalah Wawan, mahasiswa Atmajaya, anak dari seorang Ibu bernama Sumarsih.
Sumarsih adalah sosok tangguh yang berusaha meneruskan perjuangan anaknya yang telah menjadi …