Articles in the KDRT Category
Featured, KDRT »
Setiap tahun, kekerasan dalam rumah tangga (atau KDRT) meningkat. Berdasarkan data dari LBH APIK, terdapat 491 jumlah kasus yang terjadi pada tahun 2002. Hampir seluruh korban adalah perempuan yang telah menikah, dan pelaku kekerasan adalah lelaki atau suami. Kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi merupakan yang tertinggi.
Menjadi korban KDRT memang pengalaman yang pahit untuk dialami dan diingat. Tetapi, bukan berarti hal itu menjadikan seseorang untuk terus bersedih meratapi pengalaman buruknya tersebut. Meski sebagai korban KDRT, nyatanya seorang perempuan tetap adalah subjek yang mampu membebaskan dirinya. Itulah yang dialami oleh seorang perempuan …
Buruh, Featured, KDRT »
“…Kini bagai malam tanpa cahaya bulan dan cerianya bintang. Hatiku menjerit. Tiap hari ku mengabdi. Di pagi buta harus bangun dan siap melayani tuanku. Hingga tengah malam baru bisa menarik napas lega. …. Jika aku berontak pasti bencana akan menimpaku. Tuanku pasti marah, memukulku. Dan disiksa tanpa ada yang membantuku. Karena aku hanya seorang babu. Aku tak berdaya. Pasrah agar tak dipulangkan.”
