Articles in the Headline Category
Ekonomi, Headline »
Menjadi perempuan pelaku usaha mandiri tidak lah mudah. Masih banyak hambatan yang terbentang baik dari masyarakat maupun keluarga. Terlebih, di tengah situasi ekonomi seperti saat ini yang belum kunjung stabil. Namun, tak sedikit perempuan yang berjuang dan akhirnya berhasil menjadi pelaku usaha mandiri. Tak urung, peran pemerintah diharapkan mampu mendorong kaum perempuan supaya bisa maju dan mandiri. Berikut Program Radio Jurnal Perempuan, bersama Dian Trisnanti.
Headline, Kesehatan Reproduksi »
Setelah tahun 2000, Indonesia dinyatakan sebagai negara yang rentan terjangkit Human Immunodeficiency Virus atau HIV. Di seluruh dunia, persebaran dan jumlah penderita HIV dan AIDS juga terus meningkat. Pengguna jarum suntik (atau Injected Drugs Users, yang biasa disingkat IDU), pekerja seks beserta klien dan pasangannya, buruh migran, narapidana, dan juga ibu rumah tangga, menjadi kelompok yang beresiko tertular HIV. Bagaimanakah sebetulnya permasalahan HIV dan AIDS? Ikuti wawancara Nurdiyansah, dengan para peserta kongres AIDS se-Asia-Pasifik (ICAAP) ke-9 yang dilaksanakan di Bali pada pertengahan Agustus berikut ini.
“Perempuan ternyata lebih mudah tertular HIV …
Ekonomi, Headline, Kesehatan Reproduksi »
Sebagian besar kematian perempuan disebabkan komplikasi karena hamil dan bersalin, termasuk perdarahan, infeksi, aborsi tidak aman dan tekanan darah tinggi. Berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi di Indonesia masih tertinggi di Asia. Kematian ibu melahirkan di Indonesia mencapai 307 per 100.000 kelahiran pada tahun 2003.
Banyak dari komplikasi tersebut mestinya dapat ditangani dan dicegah. Namun, di negeri kita, penanganan dan pencegahan terhadap penyakit belum maksimal. Terbatas nya jumlah puskesmas, rumah sakit pemerintah, dan tenaga dokter, serta mahalnya biaya kesehatan, mulai …
Buruh, Headline, Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) »
Masihkah Anda mengingatnya, perempuan muda itu… Jejaknya menghilang setelah ia mendatangi kantor Komando Distrik Militer di Sidoarjo, Jawa Timur untuk mempertanyakan nasib teman-temannya yang dipecat dari pekerjaan. Tak seorang kawanpun tahu keberadaannya. Sampai kemudian, ia ditemukan sudah tak bernyawa pada Mei ’93, 16 tahun yang lalu di sebuah semak-semak. Ia adalah Marsinah. Kematiannya menyakiti kawan-kawan dan keluarganya, melukai keadilan yang tengah diperjuangkan. Bahkan sampai kini, keadilan itu belum lagi menjadi miliknya, milik kita. Sejauh mana kita mampu mengingat Marsinah?
Buruh, Headline »
Satu Mei yang lalu mestinya menjadi hari yang membahagiakan bagi mereka. Hari kemenangan bagi mereka. Satu Mei mestinya menjadi hari di mana mereka mendapatkan arti yang sesungguhnya sebagai seorang pekerja. Kesejahteraan. Tapi apa yang bisa kita dapatkan dari tanggal Satu Mei, yang kita kenal sebagai hari Buruh Internasional atau May Day. Ternyata keadaan nyaris sama seperti tahun-tahun sebelumnya, terutama bagi buruh PT Istana, Tangerang, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang garmen. Ini adalah tahun kedua nasib mereka terombang-ambing. Di-PHK secara sepihak tanpa pesangon yang layak. Keputusan hukum yang berpihak pada …
