Perempuan Ambon, Setelah 10 Tahun Pengungsian (2) – RJP 506
Apa sesungguhnya yang terjadi di Ambon 10 tahun lalu, hingga kemudian tercetus konflik dan mengakibatkan gelombang pengungsian? Konon masalah agama yang menjadi pemicunya. Tapi catatan dari Kontras pada tahun 1999 lalu menyebut, konflik muncul salah satunya karena lemahnya sistem keamanan kita. Lepas dari apapun penyebabnya, perempuan di Ambon menerima akibat paling berat dari konflik yang pernah belangsung. Kondisi tanpa ruang pribadi di pengungsian, keterbatasan air yang bisa berujung pada rawannya kesehatan reproduksi, kekerasan fisik dan psikologis, dan menjadi kepala keluarga dalam keadaan yang terhimpit karena terbatasnya sumber pekerjaan, dan masalah-masalah lainnya. Program Radio Jurnal Perempuan kali ini masih membahas Perempuan Ambon, Setelah 10 Tahun Pengungsian, bersama Dewi Setyarini.
“Seandainya Ambon tidak bergolak, mungkin saat ini Syiah Arsyad masih berkumpul bersama suami dan keempat anaknya, lengkap. Mungkin di petang hari saat kedatangan saya di kamp Taman Hiburan Rakyat, Ambon, ia seharusnya tengah bercengkerama dengan tetangga-tetangganya baik yang muslim maupun non muslim. Tapi nyatanya Syiah masih berada di pengungsian ini, menepis keinginannya untuk kembali rumahnya di Talake”










Leave your response!