Pesan Buat Sang Presiden - RJP 502
Kami tulis pesan ini, buat sang presiden terpilih. Kami tulis pesan ini dalam sebuah lembar putih bertinta hitam, sekelam hidup kami. Sisa masa lalu yang tercecer dan tak terpungut. Tertanam dalam-dalam. Kami meminta untuk masa depan, bukan untuk diri kami sendiri, segala yang terlupa diingat kembali, tapi kami tak ingin tinggal sekedar menjadi prasasti yang mati dan berdebu. Kami ingin menjadi lonceng yang berdentang tiap kali sang waktu dan yang terkandung di dalamnya terlupakan.
Banyak persoalan yang sebetulnay dari dulu sampai sekarang belum selesai. Bukan hanya Hak asasi dalam arti kekerasan politik, tetapi juga persoalan ekonomi, kekerasan terhadap perempuan, pembangunan dan lain sebagainya. Tapi tentu saja, membangun ingatan itu, melihat jejak-jejak sejarah bangsa ini bukan Cuma ditujukan untuk pilpres ini saja.Tapi ke depannya supaya masyarakat selalu ingat bahwa persoalan bangsa Indonesia itu tidak pernah terputus. Jadi nggak bisa kita bilang bahwa yang dulu itu udah selesai atau udah gagal jadi nggak usah diurus. Semua persoalan itu pasti ada akarnya.










Leave your response!