Home » Featured, KDRT

Perempuan & KDRT, Profil Wartiah - RJP 498

30 July 2009 540 views No Comment

Setiap tahun, kekerasan dalam rumah tangga (atau KDRT) meningkat. Berdasarkan data dari LBH APIK, terdapat 491 jumlah kasus yang terjadi pada tahun 2002. Hampir seluruh korban adalah perempuan yang telah menikah, dan pelaku kekerasan adalah lelaki atau suami. Kekerasan fisik, psikis, dan ekonomi merupakan yang tertinggi.

Menjadi korban KDRT memang pengalaman yang pahit untuk dialami dan diingat. Tetapi, bukan berarti hal itu menjadikan seseorang untuk terus bersedih meratapi pengalaman buruknya tersebut. Meski sebagai korban KDRT, nyatanya seorang perempuan tetap adalah subjek yang mampu membebaskan dirinya. Itulah yang dialami oleh seorang perempuan yang menunjukkan sikapnya yang menolak untuk terus diposisikan sebagai korban.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.