<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Dari Dekat Kehidupan Sales Promotion Girls (SPG) &#8211; RJP 499</title>
	<atom:link href="http://radio.jurnalperempuan.com/2009/07/dari-dekat-kehidupan-sales-promotion-girls-spg-rjp-499/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://radio.jurnalperempuan.com/2009/07/dari-dekat-kehidupan-sales-promotion-girls-spg-rjp-499/</link>
	<description>Beta Version - Under Development</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Jan 2011 16:15:59 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.4</generator>
	<item>
		<title>By: Citra</title>
		<link>http://radio.jurnalperempuan.com/2009/07/dari-dekat-kehidupan-sales-promotion-girls-spg-rjp-499/comment-page-1/#comment-156</link>
		<dc:creator>Citra</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Apr 2010 04:12:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radio.jurnalperempuan.com/?p=497#comment-156</guid>
		<description>Selama ini SPG jadi ujung tombak, tapi justru yang paling sering dilupakan pemenuhan hak - haknya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Selama ini SPG jadi ujung tombak, tapi justru yang paling sering dilupakan pemenuhan hak &#8211; haknya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: cha cha</title>
		<link>http://radio.jurnalperempuan.com/2009/07/dari-dekat-kehidupan-sales-promotion-girls-spg-rjp-499/comment-page-1/#comment-151</link>
		<dc:creator>cha cha</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Mar 2010 06:56:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radio.jurnalperempuan.com/?p=497#comment-151</guid>
		<description>saya sangat apresiasi sekali dgn diangkatnya Tema ttg dunia realitas pekerja SPG karena selama ini kehidupan pekerja SPG selama ini mereka hanya di pandang sebelah mata oleh perusahaan, hal ini dpt terlihat dr sisi ekonomi dlam hal pemberian upah kepada pekerja SPG ---yg bs disamakan sebagai BURUH- yang masih ada di bawah standar UMR bahkan beberapa perusahaan tidak membayarkan tunjangan kesehatan bagi para pekerja tersebut, bahkan dilihat dr pekerjaan yg harus mereka lakukan pun hampir sama dgn pekerjaan kasar, misal mereka harus mengangkat dan memindahkan barang yg berat dr gudang ke gondola-tdk jarang ada yang terjatuh saat harus mengambil barang yg berat dr gudang. jam kerja yang tdik manusiawi,hal ini tdika jarang para pekerja SPG harus pulang sampai jam 10 malam -- tutup toka-- dan mereka tidak difasilitasi dengan kendaraan operasional antar jemput jk mereka pulang malam seperti yg dilakukan o/ perusahaan lain yg cukup menghargai keberadaan karyawannyan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya sangat apresiasi sekali dgn diangkatnya Tema ttg dunia realitas pekerja SPG karena selama ini kehidupan pekerja SPG selama ini mereka hanya di pandang sebelah mata oleh perusahaan, hal ini dpt terlihat dr sisi ekonomi dlam hal pemberian upah kepada pekerja SPG &#8212;yg bs disamakan sebagai BURUH- yang masih ada di bawah standar UMR bahkan beberapa perusahaan tidak membayarkan tunjangan kesehatan bagi para pekerja tersebut, bahkan dilihat dr pekerjaan yg harus mereka lakukan pun hampir sama dgn pekerjaan kasar, misal mereka harus mengangkat dan memindahkan barang yg berat dr gudang ke gondola-tdk jarang ada yang terjatuh saat harus mengambil barang yg berat dr gudang. jam kerja yang tdik manusiawi,hal ini tdika jarang para pekerja SPG harus pulang sampai jam 10 malam &#8212; tutup toka&#8211; dan mereka tidak difasilitasi dengan kendaraan operasional antar jemput jk mereka pulang malam seperti yg dilakukan o/ perusahaan lain yg cukup menghargai keberadaan karyawannyan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: coppa</title>
		<link>http://radio.jurnalperempuan.com/2009/07/dari-dekat-kehidupan-sales-promotion-girls-spg-rjp-499/comment-page-1/#comment-30</link>
		<dc:creator>coppa</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Sep 2009 18:44:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://radio.jurnalperempuan.com/?p=497#comment-30</guid>
		<description>1. Perlu diterapkan dalam undang2 bahwa setiap tenaga kerja tanpa perjanjian atau kontrak adalah pelanggaran pidana.
Sehingga tenaga kerja memiliki kekuatan untuk melawan.
2. Setiap perjanjian/kontrak tenaga kerja harus mengikuti UU ketenaga kerjaan.
3. Beresin oknum2 disnaker yang tidak punya kerjaan atau hanya mau kerja kalo ada masalah yang berbau duit. Karena tenaga kerja hanya berhak mengadukan masalah mereka ke disnaker walau mereka di tipu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Perlu diterapkan dalam undang2 bahwa setiap tenaga kerja tanpa perjanjian atau kontrak adalah pelanggaran pidana.<br />
Sehingga tenaga kerja memiliki kekuatan untuk melawan.<br />
2. Setiap perjanjian/kontrak tenaga kerja harus mengikuti UU ketenaga kerjaan.<br />
3. Beresin oknum2 disnaker yang tidak punya kerjaan atau hanya mau kerja kalo ada masalah yang berbau duit. Karena tenaga kerja hanya berhak mengadukan masalah mereka ke disnaker walau mereka di tipu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

