Home » IDP's dan Pengungsi

Situ Gintung, Setelah Musibah Itu - RJP 491

30 May 2009 270 views No Comment

Adalah air bah yang datangnya tiba-tiba yang telah membangunkan daerah Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan dari kesunyian pagi pada haru Jumat, 27 Maret lalu. Air mengalir deras dari tanggul Situ Gintung yang jebol dan merendam cepat daerah di bawahnya. Bencana itu tak terelakkan. Kemudian kita tahu, tak kurang dari 100 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya dinyatakan hilang. Bencana itu juga telah menghancurkan perumahan penduduk, sekolah, jalanan, puskesmas, dan fasilitas publik lainnya.

Warga yang masih hidup harus kehilangan sanak saudara, dan harta bendanya yang berharga. Akhirnya, sama seperti nasib warga dalam setiap bencana, mereka pun menjadi manusia-manusia yang hidup di tenda-tenda pengungsian, bergelung dengan berbagai permasalahan, makanan yang terbatas, fasilitas mandi cuci kakus yang apa adanya, dan menantikan waktu berjalan sambil menghimpun kehidupannya yang tercerabut.

Jurnalis Rufiah Padijaya mendatangi dua orang permepuan di tempat pengungsian di kompleks kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta. Berikut hasil wawancaranya mengenai kejadian waktu itu dan bagaimana mereka berjuang melawan banjir, sendirian saja.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.