Perempuan dengan Keterbatasan – RJP 471
Terdapat sekitar 5 persen perempuan di Indonesia yang hidup dengan keterbatasan. Ini bukan angka yang sedikit. Namun lihatlah apa yang mereka alami. Orang dengan keterbatasan kesulitan mendapat pekerjaan, kesulitan bersekolah, bahkan kesulitan untuk ikut pemilu ataupun menjadi seorang calon legislatif. Di tempat-tempat umum, tidak ada ruang khusus untuk mereka yang tuna netra, yang memakai kursi roda, ataupun yang tidak bisa mendengar.
Perempuan dengan keterbatasan, mengalami dua kali diskriminasi, sebagai perempuan dan sebagai orang dengan keterbatasan. Terlebih, masyarakat juga sering menganggap mereka sampah belaka. Ada sekelompok orang yang peduli untuk memberikan penguatan kepada para perempuan ini. Mereka tergabung dalam Organisasi Himpunan Wanita penyandang Cacat Indonesia (HWPCI) dan saling mendukung satu sama lain. Bagaimana perempuan dengan kekuarangan ini bisa melakukan semua kegiatannya, dan menjadikan keterbatasannya sebagai kekuatan untuk mencapai cita-citanya? Jurnalis Rufiah Padijaya mengajak Anda untuk melihat lebih dekat keseharian mereka dalam Program radio Jurnal Permepuan










Leave your response!