Home » Buruh, Kesehatan Reproduksi

Sudahkah Hak Kesehatan Reproduksi Terpenuhi? – RJP 468

30 November 2008 720 views No Comment

Sudah lama isu Kesehatan Reproduksi disuarakan. Tapi sudah lama pula gagasan untuk lebih memperhatikan kesehatan pekerja, utamanya perempuan, terbengkalai. Mengejar target produksi menjadi sebuah alasan perusahaan yang terdengar naif. Bukankah di balik itu para perempuan menanggung resiko? Ia punya rahim yang mesti dijaga demi kualitas keturunannya dan juga demi dirinya sendiri, ia juga butuh istirahat cukup baik tenaga dan pikiran usai melahirkan. Ia butuh menyusui anaknya, kehidupan baru yang dilahirkannya. Ia butuh penghasilan yang cukup demi sebuah kualitas kehidupan diri dan keluarga yang memadai. Dan karena hampir separuh harinya dihabiskan di tempat ia bekerja, maka perusahaan tempatnya bekerja mesti memberikan hak yang sepadan.

Pertanyaannya, sudahkah hak-hak tersebut dipenuhi? Jurnalis Dewi Setyarini dan Rufiah Padijaya mengajak Anda untuk mendengar beberapa fakta mengenai hak perempuan akan kesehatannya dalam Program Radio Jurnal Perempuan.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.