Home » Lainnya

Kemerdekaan dan Ruang Perempuan yang Hilang – RJP 457

30 September 2008 371 views No Comment

Saat ini mungkin Anda sedang duduk santai, mendengarkan siaran radio sambil menikmati teh hangat. Siapa yang bisa mengira jika pada suatu saat, hari-hari yang damai itu terenggut dan kita dipaksa untuk hidup di dalam ruangan sempit bernama penjara. Jangankan radio dan teh hangat, nasi pun sering tidak terberi, tidur di lantai yang dingin dan lembab, menyatu dengan kakus di mana kecoa datang dan pergi setiap saat.

Sri Sulistiawati dan Lestari, dua perempuan lanjut usia, selama 12 tahun telah mengalami semua itu. Mereka menjadi korban ’65, tahun yang mencirikan ketika setiap orang yang dianggap terlibat Partai Komunias direnggut kemerdekaannya. Pendengar, inilah Program Radio Jurnal Perempuan, bersama saya Dewi Setyarini.

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading ... Loading ...

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.